Sunday, August 23, 2009

BAGAIMANA KALAU

Bagaimana kalau dulu bukan khuldi yang dimakan Adam,
tapi buah alpukat,
Bagaimana kalau bumi bukan bulat tapi segi empat,
Bagaimana kalau lagu Negaraku kita rubah,
dan kepada VE kita beri mandat,
Bagaimana kalau ibukota Amerika Hanoi,
dan ibukota Malaysia Monaco,
Bagaimana kalau malam nanti jam sebelas,
salju turun di Gunung Tahan,
Bagaimana kalau hutang-hutang Malaysia
dibayar dengan pementasan Tok Najib Ngan Pak Lah,,
Bagaimana kalau segala yang kita angankan terjadi,
dan segala yang terjadi pernah kita rancangkan,
Bagaimana kalau akustik dunia jadi sedemikian sempurnanya sehingga di
kamar tidur kau dengar deru bom Vietnam, gemersik sejuta kaki
pengungsi, gemuruh banjir dan gempa bumi sera suara-suara
percintaan anak muda, juga bunyi industri presisi dan
margasatwa Afrika,
Bagaimana kalau pemerintah diizinkan protes dan rakyat kecil
mempertimbangkan protes itu,
Bagaimana kalau kesenian dihentikan saja sampai di sini dan kita
pelihara ternak sebagai pengganti
Bagaimana kalau sampai waktunya
kita tidak perlu bertanya bagaimana lagi.

2 comments:

.ella ainnadjla. said...

bagaimana kalo....
ntah..
byk sgt bagaimana..=p

Nor Ridhuan : Si Lara dengan Skuter Besi Nya said...

tu kabo..xde idea yang nak di terjemahkan..