Friday, June 11, 2010

Awe..You Have Nothing~@#$%^!


bila rindu ku tatap potret wajahmu
kini berlalu sudah kisah cintaku
tangisi di kalbu terus merindu
ku seru nama mu di angin nan lalu

bila ku renung bulan di awan
nampak wajahmu terbayang-bayang
manisnya senyum hati tertawan
nak peluk gunung tak sampai tangan

aku berpaut diranting usang
jiwa merajuk sepi mencengkam
ku sangka jujur hati mu sayang
rupa ku tepuk sebelah tangan

ku tanam padi lalang berisi
ku tabur budi budi tak jadi
kini sendiri mengikut hati
terus mencari sinar mentari

ku sangka panas sampai ke petang
rupanya lemas dek hujan datang
kini kau bebas membuat pilihan
bagaikan unggas terbang di awan

cintaku karam dilaut sepi
kerana gelombang basah kemudi
kasih dan sayang tiada lagi
hancur harapan segala mimpi

Tuesday, May 11, 2010

Kadang Kadang

Tidak boleh tidur di bandar, anda jauh
Merokok membuat anda tetap kurus
Dan anda fikiran dari hujan
Kadang-kadang, kadang-kadang
Kadang-kadang, kadang-kadang

Perasaan adalah jauh, aku tahu bersalah dengan nama
Itu adalah hal terberat, menonton anda menyelinap pergi
Kadang-kadang, kadang-kadang
Kadang-kadang, kadang-kadang

Kadang-kadang berlaku perasaan mati
Seluruh tahun hilang dalam sekelip mata
Kami pernah memiliki semua itu, tapi acara bersekongkol
Kadang-kadang

Selamat pagi manis kau aman di tanganku
Saya tidak suci, tapi aku mengerti
Kadang-kadang, kadang-kadang
Kadang-kadang, kadang-kadang

Kadang-kadang berlaku perasaan mati
Seluruh tahun hilang dalam sekelip mata
Kami pernah memiliki semua itu, tapi acara bersekongkol
Kadang-kadang
Sekarang semuanya sudah berakhir, itu adalah melalui
Itu membuat saya setiap kali saya teringat padamu
Kadang-kadang itu terjadi, perasaan mati
Kadang-kadang

Aku rindu hangat kulit anda, di samping saya di malam hari
Aku rindu daging anda, dalam cahaya fajar
Kadang-kadang, kadang-kadang
Kadang-kadang, kadang-kadang

Kadang-kadang berlaku perasaan mati
Seluruh tahun hilang dalam sekelip mata
Kami pernah memiliki semua itu, tapi acara bersekongkol
Kadang-kadang
Zuhal penurunan zodiak saya
penyesuaian bermusim, semuanya menetapkan kembali
Kadang-kadang berlaku perasaan mati
Kadang-kadang, kadang-kadang

Monday, March 29, 2010

Berakhir Sudah

Jiwaku lelah menangis lagi
Cukuplah aku tak mampu lagi
Melihat kau pergi dengan cinta yang lain
Kau dusta hati ini
Kau menduakan diriku

Tak Sanggup aku terus bertahan
Semua cerita yang kau cipta
Melihat kau pergi dengan cinta yang lain
Kau dusta hati ini
Kau menduakan diriku

Ku kan terus menantikan waktu
Di saat aku mampu melupakan mu
Kau memberi harapan dan pergi
Kau curangi saat aku ada

Si Lara Dengan Skuter Besi Nya

Tuesday, March 23, 2010

Tinggallah Kasih


Tinggallah kasih ku pergi dahulu
Membawa diri luka dihatiku
Berpisah kita tak kan lagi bertemu
Lupakanlah saja diriku

Tinggallah kasihku tinggallah sayang
Ku pergi jauh di rantau orang
Pada diriku tak usah dikenang
Biarlah derita ku tanggung seorang

Biarlah aku pergi membawa diri
Dengan bekalan pilu dihati
Hilangnya aku tak usah dicari
Anggaplah diriku tiada lagi

Kini diriku sepi sendirian
Tiada lagi kasih dan sayang
Debunga kasihku layu kekeringan
Dedaun cintaku layu berguguran

Kusangka tenangnya air di muara
Rupanya gelombang ganas bergelora
Budimu itu aku terpedaya
Mulutmu manis katamu dusta

Tidak aku menduga jadi begini
Janji sumpah setia dikau mungkiri
Semusim panas sinar mentari
Punah dek kerna hujan sehari

Nor Ridhuan 23 March 2010

Wednesday, October 14, 2009

Menyorok Buat Seketika

Aku Kini Sibuk Mengejar Keduniaan..
Bukan Uwang Atau Kebendaan..
Tetapi Sedikit Kejayaan..

Jadi Fokus Aku Kepada Blog Perlu Dialih Tumpuan..
4 Subjek Yang Membosankan Bakal Diujikan..
Justeru,Aku Mengambil Cuti Buat Sementara Waktu Dari Alam Maya Ini Demi Kejayaan..

Sekian..

Si Lara Dengan Skuter Besi Nya

Tuesday, October 13, 2009

Takdir Seorang Lara


Ingin Ku Nyanyikan
Lagu Nan Gembira
Ingin Ku Ciptakan
Senandung Asmara
Tapi Hati Ku Selalu Berduka
Kerna Diri Kechewa

Harap Ku Harapkan Kaseh Mu Pada Ku
Harap Ku Harapkan Kan Kekal Selalu
Walaupun Itu Tak Mungkin Menjelma
Tapi Ku Kenang Juga

DiMalam Tekenang
Wajah Mu Terbayang
Air Mata Berlinang

Ku Renung Di Bulan
Ku Seru Nama Mu
Kerna Ku Tak Tahan
Merindu Selalu

Bila Kah Derita Kan Ganti Bahgia
Hati Duka Lara Kan Sembuh Semula
Dapat Bersama Bermadu Asmara
Kekal Selama Lama

Tuesday, September 29, 2009

Asmara Dewi

Diwaktu Bulan Bercahaya
Menyinari Alam Dunia
Tapi Hati Ku Merasa
Rindu Dendam Tak Terkira

Kala Terbayang Adik Ku
Teringat Masa Nan Lalu
Bersama Kita Bertemu
Ditempat Hawa Nan Sendu

Lama Sudah Aku Menanti
Datangnya Asmara Dewi
Hati Ku Rindu Nan Sedih
Ditaman Bunga Nan Indah Dan Permai

Dimanakah Kini Adik Ku
Tempat Mu Berada Nan Tentu
Setiap Hari Ku Menunggu
Jawapan Pasti Dari Pada Mu